Kategori

Luar Biasa! Miris...Meski Hanya Dibayar Rp 75 Ribu Tiap Bulan, Guru Cantik Ini Selalu Ikhlas Mengajar

By On September 06, 2016

Medianda – Sahabat media Upah yang sangat minim rupanya tidak mengubah cita-cita Rizma Uldiandari (26) untuk mencerdaskan bangsa sebagai seorang guru. Ia rela dan ikhlas menerima bayaran Rp 75 ribu per bulan sebagai guru honorer di sebuah SD di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.



Meskipun sebagai tenaga honorer, pendapatannya jauh dari kata cukup, namun kini wanita perparas ayu ini telaah menjadi perbincangan seru di media sosial. Terbukti kini akun Instagramnya sudah diikuti hampir 50.000 follower.

Setiap orang memang memiliki kecintaan tersendiri di dunia pendidikan. Hal ini juga seperti yang ada pada Rizma Ulidindari (26). Gadis cantik ini hingga kini tetap mengajar di SD Negeri 2 Karangmangu, Kabupaten Tegal. Ia merasa senang saat mendidik anak. Hal itu dilakukan meski honornya hanya 75 ribu/bulan.

Mempunyai paras yang cantik membuat para netizen menjadi geger saat melihat foto-fotonya. Potret tersebut dilakukan oleh Tribun Jateng pada saat mengajar. Media inilah yang mengunggahnya di akun media sosial. Ia adalah seorang guru alumni Universitas Negeri Semarang. Jurusan yang ia ambil adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Meski banyak komentar yang ada disana, ia pun menanggapinya dengan santun dan juga mengucapkan terima kasih.

Ia berkeinginan menjadi guru sebab banyak sekali anak yang putus sekolah di daerahnya. Sebelum kuliah di PGSD ini, ia pernah berkuliah di Akademi perawat. Semua itu tentu menjadi bukti kecintaannya pada pendidikan.

Ia pun memutuskan untuk pindah jurusan sebab saat belajar di Akper, wanita ini melihat banyak anak-anak yang putus sekolah di rumahnya. Selama itu, ia mengajari rumahnya sendiri. Dengan itu akhirnya ia pindah jurusan ke PGSD.

Beliau sudah menjadi guru SD sejak tahun 2010. Statusnya hanyalah menjadi guru honorer dengan gaji sekitar 75 ribu/bulan.

Meski gajinya terbilang sangat kecil, namun tidak mengurangi peranannya untuk tetap mengajar dan mencerdaskan anak bangsa. Ia memang mengaku penghasilan itu sangatlah kurang baginya. Tetapi ia bahagia bisa menjadikan perantara bagi anak-anak untuk bisa terdidik dan bermoral.

Ia mengatakan bila honornya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Tetapi ia yakin semua yang dilakukan akan berbuah manis di masa yang akan datang.

Sebab dinilai kurang, ia pun tetap meminta pada pemerintah kabupaten Tegal untuk lebih memperhatikan guru honorer. Ia mengatakan peranan guru honorer dan PNS pun sama dalam mengajari anak-anak. Ia mengatakan akan mengikuti bila nanti ada tes CPNS.

Sekarang ini ia ingin tetap bisa bertahan dengan statusnya sebagai guru honorer meskipun penghasilannya minim. Meski, ia juga ditawari pekerjaan dengan gaji yang lebih besar.

Semoga kisah diatas dapat menginspirasi semua orang, dan semoga bermanfaat.




Sumber:lihat.co.id


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==