Kategori

Bocah 5 Tahun ini Hilang Misterius, Setelah Warga Bersholawat Besoknya Langsung Ditemukan Tertidur di Dalam Sumur Sedalam 12 Meter

By On Oktober 10, 2021


  

Percaya atau tidak, apa yang menimpa Hamizan Hadid Kamali, bocah berusia 5 tahun ini sulit dicerna dengan akal sehat.

Pertama, Mizan, sapaan akrabnya, sulit ditemukan keluarga dan warga padahal sebelumnya sumur di tempatnya ditemukan pada Kamis (7/10/2021) siang sudah diperiksa dengan teliti, namun ia tak jua ditemukan meski teriakannya terdengar saat itu.

Hingga akhirnya, keluarga dan warga mengadakan sholawat. Kemudian pada Kamis Siang, seorang warga bernama Unang yang sedang membersihkan kebun mendengar suara minta tolong dari dalam sumur yang berada di dekat rumah Mizan, di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Kenyataan mengejutkan hidup pribadi Maria Vania

Dapatkan informasi selengkapnya disini

“Pukul 11.00 WIB Kang Unang lari, ngasih tahu kami dan keluarga Mizan ada di sumur. Awalnya percaya tidak percaya. Namun, setelah dilihat bersama-sama, ternyata benar dan langsung kita tolong seadanya hingga berhasil dievakuasi,” cerita Erwan, salah satu tokoh masyarakat, dilansir Kompas.com.

Pada saat ditemukan, Mizan pun dalam kondisi tak biasa, sedang tertidur.

Keanehan kedua dalam insiden menghilangnya Mizan ialah tidak ditemukannya luka serius pada tubuh Mizan.

Seperti diketahui, kedalaman sumur mencapai 12 meter, sehingga memungkinkan terjadinya luka atau cedera serius.

Wanita ODGJ Ini Melahirkan Bayi Saat Ditanya Siapa Bapak Si Bayi Jawabannya ‘Dari Bapak2 Penarik Becak’

By On Oktober 10, 2021


   

Akal pikiran yang sudah tak berfungsi lagi dengan baik menjadi penyebab orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berperilaku tidak wajar.

Mereka memiliki status sama seperti anak kecil yang belum baligh.

Tapi malangnya, kondisi ini pula yang sering dimanfaatkan orang-orang tak berperikemanusiaan.

Mereka menjadikan ODGJ wanita sebagai tempat pelampiasan nafsu, hingga terjadinya kehamilan dan kelahiran.

Seperti yang sedang ramai di media sosial baru-baru ini. Seorang wanita ODGJ melahirkan seorang bayi laki-laki dengan sehat dan sempurna, dengan bantuan bidan berhati mulia.

“Ada kejadian yang tak terduga, ODGJ ini melahirkan bayi laki-laki yang sangat sehat dan sempurna. Dan bidan pun menanyakan siapa ayah dari anak tersebut,” bunyi keterangan video yang disematkan akun Instagram @insta_julid.

Jawaban yang diberikan ODGJ itu pun sungguh membuat hati pilu, serta juga menyulut emosi.

“ODGJ pun menjawab, ‘Dari bapak2 penarik becak’,” sambung akun @insta_julid.

Untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan, sang bidan kemudian memasangkan alat kontrasepsi implan.

Sementara bayinya akan dirawat oleh bidan tersebut.

“Bidan ingin mengasuh anaknya karna bidan tak ingin anak itu terlantar di jalanan,” lanjut keterangan, demikian dilansir merdeka.com.


Pesan WA-nya Gak Dibalas Balas, Istri Langsung Lemas Saat Tahu Ternyata Suaminya Hanyut: Rindu Pa, Ampunkan Dosa Mama

By On Oktober 10, 2021


 

Rindu dengan orang yang telah tiada adalah rindu yang paling menyakitkan. Tak ada yang bisa diperbuat, selain mengirimkan doa.

Begitu pula dengan istri malang di Malaysia, bernama Nornazliatul Aqilah Nazri ini.

Aqilah ditinggal selama-lamanya oleh suami tercinta, Mohamad Faizal Mohd Zohir, yang meninggal dalam tragedi banjir bandang di Yan, Kedah Malaysia pada 18 Agustus 2021 lalu, melansir TribunTrends.com.

Awalnya Aqilah tak mengetahui kabar duka tersebut, karena ia dan suaminya masih berbalas pesan.

Sampai akhirnya, pesan terakhirnya tak lagi dibalas sang suami. Begitu pun dengan panggilan teleponnya.

“Waktu itu perasaan saya sudah tak enak hingga dapat kabar mayat Ahmad (majikan suami) ditemukan di hari yang sama,” ucapnya.

Selang sehari, Aqilah mendapat kabar yang tak pernah terbayangkan oleh dirinya sebelumnya. Suaminya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Walau kini sudah tak lagi hidup dan menjalani hari bersama-sama suami tercinta, Aqilah masih terus mengirim pesan singkat kepada sang suami.

“Hari-hari saya kirim pesan ke nomor dia, walaupun saya tahu tidak ada siapapun yang baca dan balas,” tuturnya pilu.

Bahkan dalam kesempatan itu, Aqilah menyampaikan kerinduannya dan juga permohonan maaf atas dosa-dosa yang mungkin telah diperbuatnya semasa menjadi istri.

Kini, Aqilah harus berjuang hidup bersama kedua buah tercintanya yang menjadi sumber kekuatan.



via: tribunnews.com

Bapak Pengantar Galon Ini Tetap Gigih Bekerja Meski Harus Menggendong Anaknya

By On Oktober 07, 2021


 

Akun Instagram @makassar_iinfo mengunggah sebuah video kegigihan seorang bapak pengantar galon yang bekerja sambil menggendong anaknya pada Rabu, 6 Oktober 2021. Bapak tersebut bernama Amiruddin atau yang akrab disapa Udin.

Menggunakan sepeda motor bebeknya, pria berusia 49 tahun itu mengantarkan air galon minum dari rumah ke rumah dengan menggendong anaknya yang masih berusia balita di bagian depan tubuhnya dengan menggunakan kain jarik.

Dalam rekaman video tersebut, Bapak Udin menyinggahi salah satu rumah pelanggannya. Ia terlihat sedikit kesulitan saat hendak mengangkat galon. Namun, ia tetap mengantarkan galon air hingga ke dalam rumah si pelanggan dan tidak menurunkan anaknya. Pekerjaan itu dilakukan Bapak Udin setiap hari.

Pak Udin terpaksa membawa anaknya ikut bekerja karena tidak ada yang menjaga anaknya. Agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga, sang istri juga ikut bekerja sebagai pelayan di sebuah warung kopi. Karena alasan itu, Pak Udin terpaksa harus menjaga anak perempuannya itu.

Pak Udin tinggal bersama istri dan anaknya di sebuah kos-kosan di Jalan Panca Marga, Pare-pare, Sulawesi Selatan. Kamar kos yang mereka tinggali juga tidak memiliki tempat tidur, lemari atau kompor gas. Untuk memasak, istrinya masih menggunakan kompor minyak tanah.


“Saya harus terus tabah hadapi kehidupan, karena ketabahan bisa buat semangat untuk mencari rezeki,” ujar Bapak Udin mengutip akun Instagram @ayoberbagimakassar.

Warganet yang melihat kegigihan Pak Udin merasa kagum. Meski tidak memiliki penghasilan tetap, Pak Udin masih gigih dan semangat dalam mencari nafkah. Terlebih, kesabarannya dengan membawa serta anaknya yang tidak mau ditinggal ikut bekerja.

“Salut dengan bapak ini, tetap bekerja walaupun anak dalam gendongan,” balas @fathir_i04.

“Sehat selalu pak yang sabar, waktu itu indah. Semoga anaknya menjadi anak sholeh dann soleha. Aamiin,” tulis @anda_salon.

“Panjang umur pak dan sukses,” harap @putririskiiaaa.

Walaupun Tidak Memiliki Tangan Dan Kaki, Kuli Bangunan Ini Gesit Dan Semangat Untuk Bekeraja Meski Tidak Mudah

By On Oktober 02, 2021


 

Video seorang pria yang terlihat bersemangat dalam bekerja sebagai kuli bangunan menyita perhatian banyak orang. Meski memiliki keterbatasan fisik, pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu terlihat gesit saat bekerja.

Video itu diunggah oleh akun TikTok @silnadewii. Dalam unggahannya, pria itu memiliki tangan dan kaki yang tidak sempurna. Anggota tubuhnya terlihat tidak seperti orang-orang normal pada umumnya. Namun, semangatnya tidak surut sedikitpun.

Ia terlihat membawa seember adonan semen yang diisi penuh untuk diantarkan pada kuli bangunan lainnya. Dengan kaki yang begitu lincah berlari kecil-kecil, perlahan tapi pasti ia membawa adonan semen kepada kuli bangunan lainnya.

Keterbatasan fisik yang ia miliki tidak menyurutkan semangatnya. Raut kesusahan pun tidak terlihat saat ia bekerja. Tidak diketahui secara pasti dimana video itu terjadi dan siapa pria itu. Namun, video ini direkam oleh istri si pria.

“Gesittt,” begitu keterangan yang dibubuhkan dalam unggahan seperti dilihat INDOZONE.

Video itu mendapatkan beragam rekasi dari wargane. Banyak warganet yang merasa tertampar saat melihat tingginya semangat pria ini dalam mencari rezeki meski memiliki keterbatasan fisik. Mereka merasa tertampar karena sering tidak bersyukur.

“Ya Allah maafkan aku yang sering tidak bersyukur,” kata pengguna lain.


“Kasih tamparan, tendangan dan terjangan buat yang normal tapi masih pengangguran,” ungkap pengguna lain.


“Gua berasa tertampar melihat ini,” sambung pengguna lainnya.

Kabar Gembira, Ada Bantuan Untuk Bangun Rumah Bagi Menantu Yang Masih Menumpang Di Rumah Mertua, Berikut Persyaratannya..

By On Oktober 02, 2021


 

Kabar gembira bagi para menantu yang saat ini belum memiliki rumah dan masih menumpang di kediaman mertuanya. Pasalnya, Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan untuk pembangunan rumah bagi keluarga yang memiliki menantu tapi masih menumpang.

Namun, syarat utamanya adalah sudah ada tanah atau lahan hak milik yang siap untuk dibangun rumah.

“Pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki menantu dan memiliki tanah, namun masih tinggal satu rumah bersama mertuanya,” ujar Bupati Pekalongan, KH Asip Kholbihi saat memberi sambutan pada acara pemberian santunan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk korban angin puting beliung, juru kunci kuburan dan penggali kubur di wilayah Kecamatan Wonokerto, Selasa (12/3) di pendopo Kecamatan Wonokerto.

Bupati Asip menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan rumah tersebut berupa uang tunai Rp 30 juta. “Tujuan dari pemberian bantuan itu agar menantu yang masih tinggal bersama mertua bisa tinggal dengan keluarganya sendiri. Syaratnya keluarga tersebut sudah memiliki tanah dan belum bisa membangunnya karena kendala perekonomian,” jelasnya.

Sosialisasi program tersebut dituturkan Bupati Asip sudah dilakukan di Kecamatan Kandangserang beberapa waktu lalu. “Kami sudah mensosialisasikan di Kecamatan Kandangserang beberapa waktu lalu, dan kini menyasar ke Wonokerto,” paparnya.

Setiap desa diterangkan Bupati Asip ada dua keluarga yang akan dibangunkan rumahnya senilai Rp 30 juta. “Selain itu kami juga akan memperbanyak perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Wonokerto dan wilayah Kabupaten Pekalongan lainnya,” tandas Bupati.


Pesan Terakhir Wanita Muda Sebelum Melompat Ke Sungai, Menangis Tak Tahan Disiksa Suami dan Keluarga

By On Oktober 01, 2021


  

Pesan Terakhir Wanita Muda Sebelum Melompat Ke Sungai, Menangis Tak Tahan Disiksa Suami dan Keluarga

Setiap pasangan yang baru menikah pasti ingin hidup bahagia.

Tapi tidak dengan wanita ini.

Wanita muda itu bahkan menjalani kehidupan yang menyedihkan setelah menikah dengan suaminya.

Seorang wanita berusia 23 tahun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Wanita itu bertekad untuk bunuh diri karena tidak tahan disiksa oleh suami dan keluarganya.

Baru-baru ini di media sosial India, ada video seorang wanita muda berdiri di tepi jembatan.

Sambil menangis, wanita itu berbagi beban yang dipikulnya.

Wanita itu memberikan pesan singkat sebelum memutuskan untuk terjun ke sungai.

Namun alasan pengambilan keputusan ini, membuat banyak orang marah.

Wanita dalam video itu diidentifikasi sebagai Ayesha Banu Makrani, 23, tinggal di Ahmedabad, Gurajat, India.

Pada Juli 2018, Dia menikah dengan seorang pria bernama Aarif Khan Gafurji dan tinggal bersama di Jalore, Rajasthan.

Dia mengira pernikahannya akan dipenuhi dengan cinta dan kebahagiaan, tetapi yang terjadi justru sebaliknya.

Setelah pernikahan, Ayesha terus dilecehkan baik secara fisik maupun mental.

Hal itu terjadi karena mahar Ayesha dinilai terlalu sedikit.

Tidak hanya Aarif, anggota keluarga lainnya juga mengolok-olok dan mengutuk Ayesha.

Pada Desember 2018, 5 bulan setelah hidup bersama, Ayesha tidak tahan lagi dan melarikan diri ke rumah ayah kandungnya.

Namun di sana dia didorong oleh kepala desa untuk kembali ke rumah suaminya.

Ayah Ayesha merasa bersalah, lalu memberikan 150 ribu rupee (Rp 29 juta), berharap putrinya tidak diolok-olok.

Aarif mengambil uang dari keluarga istrinya, tetapi sikapnya tidak berubah.

Ayesha terus dianiaya oleh suami dan mertuanya, hingga suatu saat dia lelah.

Ayesha memutuskan untuk lari lagi ke rumah orang tuanya.

Meski terus-menerus disiksa, Ayesha mengatakan bahwa dia sangat mencintai Aarif dan tidak bisa jauh darinya.

Pada tanggal 25 Februari, Ayesha pergi ke sungai Sabarmati.

Sebelum melompat untuk bunuh diri, Ayesha merekam video yang menunjukkan rasa percaya dirinya.

Dalam video tersebut, wanita muda itu berkata: 'Halo, saya Ayesha. Apa yang saya lakukan sekarang, saya melakukannya tanpa paksaan."

"Yang ingin saya katakan sekarang, Tuhan memberi hidup hanya sejauh ini.

Hidup ini singkat dan saya tidak dilahirkan untuk bertarung.

Aku mencintai Aarif, tapi kenapa aku harus mengganggunya?

Kalau mau hidup bebas harus dilakukan," lanjut Aisyah.

“Saya mau tanya salah apa yang saya lakukan? Orang tua saya sangat baik, teman-teman saya juga baik, mungkin saya mengalami sesuatu.

Saya senang. Saya suka angin, dan ingin terbang.

Hari ini saya senang saya mendapatkan jawaban yang saya inginkan. Ingatlah aku dari doa-doamu.”

Setelah itu, Ayesha mengirimkan video tersebut kepada keluarganya dan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan.

Sementara itu, keluarga Ayesha langsung menelepon polisi setelah menerima video tersebut.

Tapi Ayesha meninggal karena tenggelam.

Tim penyelamat segera mengevakuasi jenazahnya.

Dengan cepat video yang berisi pesan terakhir Ayesha itu viral di media sosial.

Polisi menangkap Aarif atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga, dan penyebab bunuh diri Ayesha.

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==