Kategori

Muslimah Baca Ini.. Buat Apa Tampil Cantik Bila Itu Di Haramkan Dan Dilarang Oleh Allah Swt

By On September 01, 2016

Medianda – Sahabat media fitrah wanita yang ingin tampil cantik, dirasakan juga oleh seorang muslimah. Aktivitas seperti berdandan ataupun berhias memang bisa menjadikan seseorang wanita menjadi lebih cantik dan mempesona. Hanya saja tidak semua cara untuk mempercantik diri bisa dilakukan atau diperbolehkan bagi seorang muslimah.



Setiap wanita memang mepunyai ketrampilan tersendiri dalam mempercantik penampilannya, biasanya para wanita mempercantik diri atau berdandan itu saat hendak keluar rumah, ntah itu wanita yang telah menikah atau yang belum menikah. Perlu di ketahui untuk para wanita bahwa sesungguhnya berdandan atau membuat cantik diri itu ada hukumnya bahkan juga ada yang diharamkan. Sebab tidak semua cara mempercantik atau berdandan itu diijinkan atau bisa dilakukan untuk seorang wanita muslimah.

1. Mempercantik Diri Dengan Cara Membuka Aurat

Wanita muslimah yang mempercantik dirinya sendiri namun sengaja membuka aurat yang semestinya ditutupi, maka cara membuat cantik diri itu dilarang. Dikarenakan tiap-tiap jengkal tubuh seorang wanita adalah merupakan aurat kecuali telapak tangan dan muka.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al Ahzab 59

Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu serta istri-istri orang mukmin : Hendaknya mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh badan mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah di kenal, karenanya mereka tak diganggu. Serta Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Rasulullah SAW juga mengemukakan hal yang sama dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

Asma binti Abu Bakar pernah menjumpai Rasulullah SAW dengan menggunakan baju yang tipis. Maka Rasulullah SAW pun berpaling darinya serta bersabda “Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu bila sudah haidh (telah baligh) tidak bisa terlihat dari dianya kecuali ini serta ini”. Beliau menunjuk berwajah serta ke dua telapak tangannya.
Dari hadist di atas, Imam Syafii menulis dalam kitab Al Umm

“Dan tiap-tiap wanita merupakan aurat kecuali telapak tangan serta wajahnya”

2. Berdandan Yang Bisa Mengundang Syahwat Laki - Laki

Tidak kalah terlarangnya selain dari membuka aurat adalah berdandannya seorang muslimah yang membuat syahwat pria lain tergoda.

Seperti apa berdandan yang mengundang syahwat? Misalnya seperti berpakaian yang tertutup namun tidak tebal alias tipis sehingga membuat lekuk tubuh seorang wanita jadi kelihatan. Berdandan yang dilarang juga berkaitan dengan jenis pakaian dan make-up yang terlalu berlebih. Contoh biasanya yang sekarang ada yaitu penggunaan lipstik yang terlihat s*ksi di bibir seorang wanita hingga para pria menjadi tergoda.

Padahal Rasulullah SAW bersabda

Wanita yang berpakaian namun t*lanj*ng, yang jalan melenggak lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga serta tidak akan merasakan aromanya. Padahal aroma surga dapat di cium dari jarak 500 tahun” (HR Malik dalam Al Muwathatha’)

3. Berdandan Seperti Wanita Jahiliyah Dulu

Tentang larangan berdandan yang mirip wanita jahiliyah sudah Allah Swt terangkan dalam Al Quran.

Dan sebaiknya kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di beberapa rumah kalian serta jangan sampai kalian bertabarruj (seringkali keluar rumah dengan berhias serta bertingkah laku) seperti (rutinitas) wanita-wanita jahiliyah yang dahulu” (QS Al Ahzab 33)

Penjelasan ayat tersebut di dalam tafsir Ibnu Katsir tercatat kalau kondisi wanita zaman dulu saat berjalan senantiasa melenggak lenggok dengan langkah yang manja serta cukup memikat pandangan banyak pria. Menyaksikan hal itu, maka Allah SWT melarang perilaku wanita jahiliyah dilaksanakan oleh para wanita muslimah.

Sementara makna kata tabarruj menurut Ibnu Katsir adalah sikap berkerudung tetapi tidak mengikatnya sehingga kalung serta anting yang ada di muka serta lehernya tetap kelihatan. Inilah kenapa dandanan yang meski memakai kerudung dilarang bilatidak sesuai dengan aturan agama islam.

4. Berdandan Seperti Seorang Wanita Kafir

Wanita muslimah yang mirip dandanan wanita kafir dimaksud juga Tasyabuh. Tingkah laku ini sudah dilarang Allah Swt lewat sabda Rasulullah SAW.

Barang siapa yang mirip (tasyabuh) suatu golongan, maka dia termasuk juga bagian dari mereka” (HR Ahmad serta Abu Daud)
Bukan termasuk kelompok kami siapapun yang mirip (tasyabuh) selain kami” (HR Tirmidzi)
Fenoma Tasyabuh ini sangat terlihat di zaman sekarang di mana beberapa artis non muslim yang cukup di kenal sudah dijadikan contoh baik dalam segi berpakaian atau berperilaku. Naudzubillah.

5. Berdandan Seperti Seorang Laki-Laki

Apabila seorang wanita sudah memakai pakaian tertutup namun dengan dandanan seperti seorang lelaki, maka dandanan itu masih tetap dilarang oleh agama. Beberapa wanita masa kini yang memakai celana dalam kesehariannya dengan tujuan tidak repot dan kelihatan gaya.

Rasulullah SAW melaknat lelaki yang berpakaian wanita serta wanita yang berpakaian lelaki” (HR Ahmad)
Jika itu memang perlu menggunakan celana, pastikan celana yang khusus untuk bagian dalam serta di luarnya tetaplah memakai rok.

6. Menggunakan Minyak wangi Semerbak Di Luar Rumah

Pemakaian minyak wangi menurut Islam boleh-boleh saja selama dipakai untuk menyenangkan seorang suami. Akan tetapi saat ini banyak wanita yang menggunakan minyak wangi untuk keperluan diluar rumah dengan alasan supaya lebih wangi dan tidak tercium bau tubuhnya. Malah penggunaan minyak wangi yang terlalu berlebih bakal mengundang kaum pria yang bukan mahramnya menjadi tergoda.

Rasulullah SAW sendiri bahkan menyebutkan wanita yang menggunakan minyak wangi untuk keluar rumah seperti seorang penzina. Seperti yang tertuang dalam hadistnya

Wanita mana saja yang menggunakan minyak wangi lalu lewat pada suatu kaum agar mereka mencium bau minyak wangi itu maka wanita itu sudah berzina” (HR An Nasai)

Wanita mana saja yang menggunakan minyak wangi lalu melewati suatu golongan agar mereka mencium bau minyak wangi itu maka wanita itu sudah berzina” (HR Ahmad)

7. Berlebihan Dalam Memakai Serta Membeli Dandanan

Sikap yang berlebih-lebihan adalah merupakan sikap yg tidak disenangi oleh Allah Swt. Bahkan berdandan yang terlalu berlebih juga tak luput dari larangan Allah Swt.

Sesungguhnya Dia tak suka pada orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS Al Anam 141)

Dan sebenarnya orang-orang yang berlebihan, mereka adalah penghuni neraka” (QS Ghafir 43)

Seperti apa berlebihan dalam dandanan yang dimaksud diatas? Jawabannya antara lain berlebihan dalam menghabiskan waktu saat untuk berdandan, berlebihan dalam gaya berbusana atau berdandan dan berlebihan juga dalam pembelian satu dandanan.

Berlebihan di sini bermakna satu pemborosan. Pembelian kosmetik atau baju yang elegan serta mahal justru dipaksakannya untuk memperoleh status sosial dan dandanan yang membuat orang lain kagum.

Dan jangan sampai anda menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.Sesungguhnya pemboros - pemboros itu saudara-saudara syaitan” (QS Al Isra 26-27) 

8. Mencabut Bulu Alis

Zaman seperti saat ini tengah tren beberapa wanita yang mencabut alisnya untuk alasan kecantikan. Meski sebenarnya Rasulullah sejak dulu sudah melaknat wanita yang mencabut alisnya. seperti dalam hadist di bawah ini

Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut serta wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis serta wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato serta wanita yang minta untuk ditato, tanpa ada penyakit” (HR Abu Daud dalam sanad shahih)

9. Wanita Yang Menggunakan Rambut Palsu Dan Menyambung Rambut

Tidak kalah dengan mencabut alis, Saat ini banyak juga wanita yang sengaja memakai wig (rambut palsu) dan menyambung rambutnya dengan harapan supaya lebih berpenampilan menarik.

Syaikh Yusuf Qadhawi dalam bukunya sudah menerangkan kalau pemakaian wig ataupun menyambung rambut adalah hal yang dilarang baik untuk pria ataupun wanita. Pengucapan beliau adalah penjelasan dari sabda Rasulullah SAW yang di sampaikan oleh Aisyah, Asma, Ibnu Mas’ud, Ibnu Umar serta Abu Hurairah.

Sebenarnya Rasulullah SAW melaknat wanita yang menyambung rambut serta memohon untuk disambung rambutnya” (HR Muslim)

10. Wanita Yang Ditato

Ini adalah merupakan perbuatan yang cukup ekstrim selain dari mencabut alis yakni kesan yang jelek serta di anggap sebagai seorang wanita yang nakal. Hal seperti ini tentu harus dipahami di mana muslimah tak bisa mentato dirinya sebab Rasulullah Saw juga melaknat hal itu.

Telah dilaknat wanita yang menyambung rambut serta wanita yang minta untuk disambung rambutnya, wanita yang mencabut alis serta wanita yang minta dicabut alisnya, wanita yang mentato serta wanita yang minta untuk ditato, tanpa adanya penyakit” (HR Abu Daud bersanad shahih)

Sahabat medianda itulah penjelasan mengenai cara berdandan wanita yang hukumnya haram atau tidak diijinkan oleh Allah serta RasulNya, karena dapat menyebabkan hal – hal negatif yang dapat saja hal buruk itu menimpa dirinya, oleh sebab itu mulai saat ini jangan sampai kita sebagai wanita mempercantik diri atau berdandan ketika berada diluar rumah secara berlebihan yang dapat membahayakan diri sendiri.

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan mempertebal iman kita. Semoga bermanfaat






Sumber:Tausiah-islamiah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==