Kategori

Mau Rezeki Tapi Masih Suka Begini? Ternyata, Ini Penghalang Semua Rezekimu!

By On Mei 06, 2020

Semua orang tentu ingin memiliki rezeki yang melimpah. Tidak ada satupun orang didunia ini yang mau rezekinya tidak melimpah. Siapa sih yang tak ingin rezeki melimpah? Rezeki bukan hanya tentang uang dan materi. Kesehatan dan keselamatan pun juga termasuk rezeki. Oleh sebab itu, kita bisa berlomba-lomba mendapatkannya, meskipun telah diberikan porsi masing-masing.



Sama halnya seperti jodoh dan kematian, rezeki pun merupakan rahasia Allah Subhanahu wa Ta’ala, tidak ada satupun makhluk di muka bumi yang mengetahuinya. Jika berbicara soal rezeki, yang ada dalam benak seseorang pasti berupa materi. Padahal rezeki ini bukan hanya soal materi. Rezeki itu bisa juga berupa nikmat sehat, nikmat melihat, mendengar dan lain sebagainya.

Namun, untuk rezeki yang bersifat materi sendiri, setiap manusia harus selalu berusaha mencarinya dengan cara yang halal. Allah Ta’ala melalui Al-Qur’an Al-Karim, hadits Qudsi, atau sabda Nabi-Nya telah memberikan berbagai kaidah pasti tentang sebab-sebab tercurahnya rezeki bagi seorang hamba.

Selain memberitahukan sebab-sebab tercurahnya rezeki, Allah Ta’ala juga memberitahukan hal-hal yang menjadi penghalang tersampainya rezeki bagi seorang hamba. Di antara penghalang-penghalang rezeki tersebut, ternyata ada dua penghalang rezeki yang amat banyak bahkan sering diabaikan, yakni:

1. Dosa

Salah satu ketentuan Allah Ta’ala yang diberikan kepada orang-orang beriman ialah terhalangnya rezeki karena seorang hamba melakukan dosa. Dosa menghalangi seorang hamba dari berbagai jenis rezeki, bukan hanya rezeki dalam bentuk materi berupa uang, benda, dan lain sebagainya.

Dosa juga bisa menghalangi seorang hamba dari mendapatkan rezeki ketaatan. Dan ketaatan inilah sebaik-baiknya rezeki yang banyak diabaikan oleh sebagian kaum Muslimin.

“Seorang hamba tidak bisa memperoleh rezeki karena dosa yang dikerjakannya,”

Hadits yang dikutip oleh Imam Ibnul Jauzi dalam kitab Shaidul Khatir ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Ibnu Majah, Imam Ibnu Hibban, Imam Al-Hakim, dan Imam Al-Baghawi Radhiyallahu ‘anhum ‘ajma’in.

2. Tidur di Pagi Hari

Banyak kaum Muslimin yang masih menyukai tidur di pagi hari. Sebagian di antara mereka sengaja tidur setelah shalat Subuh, sebagian lainnya bersikap acuh, tidak shalat Subuh dan tidak bersungguh-sungguh untuk memperbaiki diri.


Padahal, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, “Tidur di pagi hari menghalagi datangnya rezeki.”(Hadits ini dikutip oleh Imam Ibnul Jauzi dalam kitab Shaidul Khatir).

MasyaAllah, sunggulah merugi orang-orang yang tak pernah berubah menjadi lebih baik dan memperbaiki semua kesalahan dan tak tidur selepas shalat shubuh. Bukan untuk menyuruh dan memaksa, karena semua orang mempunyai hak masing-masing dan tak ada yang bisa menjadikannya lebih baik selain diri sendiri. Maka sadarkan diri sendiri dan mulailah hal yang baik untuk hari ini, esok, dan seterusnya.


Semoga bermanfaat.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==