Kategori

Jadi Tugas Berat Tim Medis, Jenazah Wanita Ini Terpaksa Dibonceng & Diikat di Motor Selama 6 Jam

By On Oktober 01, 2020

Dilansir The Sun Jumat (25/9/2020), rombongan tim penyelamat itu berkendara selama enam jam sebelum menemukan rumah duka, di mana mayatnya mendapat upacara sebelum dimakamkan.



"Ini adalah tugas terberat yang pernah kami lakukan. Dibutuhkan sebuah keberanian untuk menunaikan pekerjaan seperti ini," jelas ketua tim.


Adapun bagi warga desa, mereka dilaporkan berterima kasih kepada tim penyelamat karena sudah membawa dan memakamkan wanita tersebut.


Suku Mlabri disebut merupakan etnis yang hidup di antara Thailand dan Laos, dengan jumlah mereka dilaporkan berada di angka 400 jiwa.


Hingga saat ini, kelompok yang disebut nomaden itu menjalani tradisi kuno seperti mengumpulkan makanan dengan cara berburu.


Pria asal Malaysia bernama Mohd Noh bin Samsudin akhirnya pulang setelah setahun menjalankan tugas negara.


Sepulangnya dari bertugas, berkumpul dengan keluarga tentu jadi hal yang paling ditunggu-tunggu oleh Mohd Noh bin Samsudin.


Namun sayangnya, kepulangan Mohd Noh bin Samsudin justru disambut kabar duka, lansir dari Siakap Keli, istri Mohd Noh bin Samsudin meninggal dunia di hari kepulangannya.


Mohd Noh bin Samsudin merupakan anggota pasukan pengaman Batalion Malaysia 850-7 (MALBATT 850-7).


Diketahui, Mohd Noh bin Samsudin diberikan tugas untuk misi UNIFIL di Lebanon Selatan.


Setelah menjalankan tugas negara, Mohd Noh bin Samsudin memutuskan pulang ke rumahnya.


Sesampainya di rumah, Mohd Noh bin Samsudin harus menerima kenyataan pahit bahwa sang istri telah meninggal dunia.


Mohd Noh bin Samsudin berpisah jarak dengan sang istri selama 1 tahun.


Kesedihan pun menyelimuti hati Mohd Noh bin Samsudin karena dirinya tak bisa menemani istrinya di saat-saat terakhirnya.


Istrinya, Norhidayah binti Amishammudin disebut meninggal dunia karena infeksi bakteri di paru-paru.


Norhidayah binti Amishammudin menghembuskan nafas terakhir pada 17 September 2020 lalu.


Mendiang dimakamkan di Tanah Perkuburan Islam Kampung Ulu Yoh, Johol, Negeri Sembilan pada 18 September 2020 jenazah diikat di motor untuk diantar ke rumah duka.


Kisah pilu yang menimpa Mohd Noh bin Samsudin tersebut dibagikan akun Facebook MyJointForce beberapa waktu lalu.

"Kehilangan orang yang dicintai sangat memilukan sementara orang tersebut adalah suri hati.

Itulah yang dirasakan seorang suami bergelar anggota pengaman PBB UNIFIL, MALBATT 850-7, yang telah kehilangan istri tercintanya dan pergi selamanya," tulis akun Facebook My JointForce.


"Perpisahan selama setahun demi tugas berubah menjadi perpisahan selamanya bagi pasukan perdamaian MALBATT 850-7, LKpl Mohd Noh bin Samsudin yang saat itu mengemban amanah Bangsa dalam menjalankan Misi UNIFIL di Lebanon Selatan.


Istrinya, Allahyarhamah Norhidayah binti Amishammudin kembali ke Rahmatullah pada tanggal 17 Sep 20, sekitar pukul 19.00 di Rumah Sakit Umum Kuala Pilah akibat infeksi bakteri di paru-paru," lanjutnya.


Postingan itu sontak mengundang berbagai macam reaksi dari warganet.


Menurut pantauan TribunStyle.com, postingan itu kini telah dibagikan sebanyak 722 kali.


Akun tersebut juga mengunggah sejumlah foto pemakaman.


Di foto tersebut, tampak beberapa orang melayat ke rumah duka.


Sementara itu, Mohd Noh bin Samsudin terlihat mengenakan baju hazmat.


Mohd Noh bin Samsudin juga memberikan penghormatan terakhir kepada sang istri sebelum dimakamkan.


(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==