Kategori

GEGER…!!! Sekarang Myanmar Minta Tolong Kepada Dunia, Ternyata Allah Tidak Diam Atas Rakyat Rohingya..!!!Subhanallah

By On Agustus 31, 2016

Medianda – Sahabat media Banjir pada musim hujan dadakan di Myanmar tahun ini dipandang cukup parah. Bagaimana tidak, Hujan deras yang terjadi di musim panas tersebut terjadi begitu mendadak dan telah menewaskan lebih dari 46 orang dan 210.000 orang lainnya tengah menderita karena kekurangan bahan makanan dan tidak adanya tempat pengungsian yang memadai.



Pemerintah Myanmar meminta pemberian bantuan dunia karena terjadinya banjir yang telah menewaskan paling 46 orang dan membuat lebih 210.000 orang menderita. Empat daerah di negara tersebut dinyatakan sebagai wilayah bencana karena meluasnya banjir dan longsor akibar hujan deras.

Banyak tempat masih sama sekali terputus hubungan sebab tingginya permukaan air dan jalan rusak. Pemerintah mengakui tidak memberikan respons yang cukup dalam menangani banjir, lapor media pemerintah.

Koran The Global New Light of Myanmar mengutip Menteri Penerangan, Ye Htut, yang mengatakan peringatan banjir tidak diterima semua orang dan terjadi kebingungan terkait usaha pengungsian. Banjir pada musim hujan tahun ini dipandang cukup parah.

Permintaan bantuan internasional berbeda dengan kebijakan pada tahun 2008 saat Topan Nargis menewaskan lebih 130.000 orang dan pemerintah menolak bantuan dari luar.

Kementerian penerangan Myanmar menaruh permintaan bantuan kemanusiaan kepada badan PBB dan negara donor pada halaman Facebook hari Senin malam.

Permintaan ini juga muncul di koran setempat pada hari Selasa.

Sebuah video dari Reuters pada Senin (3/8) menunjukkan ratusan orang berbondong-bondong melalui banjir lumpur untuk mengambil persediaan yang dijatuhkan dari udara.

Rakhine adalah merupakan rumah bagi 140.000 pengungsi, terutama kaum Muslim Rohingya yang tinggal di kamp-kamp kumuh yang tersebar di seluruh negara bagian.

Pekerja darurat masih menghadapi kesulitan di Chin pada Selasa, setelah hujan menyebabkan tanah longsor di pegunungan yang membatasi wilayah India dan Bangladesh.
Htut menambahkan, jalanan utama di Myanmar menjadi buntu dan helikopter yang mencoba memasuki kota dengan helikopter juga terhambat oleh hujan.

Akibat banjir, ratusan ribu hektar lahan pertanian rusak, PBB telah memperingatkan Myanmar bahwa hal tersebut dapat menganggu musim tanam serta akan berdampak buruk terhadap persediaan pangan jangka panjang.

Koran Myanmar Global New Light, mengutip Menteri Pendidikan, mengatakan bahwa setidaknya 1.300 sekolah telah ditutup disebabkan banjir.

Juru Bicara Parlemen Myanmar, Shwe Mann, mengatakan parlemen juga menunda pertemuan menjadi tanggal 10 Agustus, yang akan menjadi pertemuan final sebelum pemilihan umum pada 8 November.

Semoga bermanfaat dan silahkan sebarkan informasi ini.




Sumber:Postshare.co.id


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==