Kategori

Viral Foto Istri “Dibungkus” Kain oleh Suaminya, Ahli Sebut Itu Kelainan

By On Juni 21, 2021


   

Pasangan suami istri baru-baru ini bikin heboh jagat media sosial lewat postingan fotonya. Bukan menunjukkan konten dewasa, melainkan foto sang istri yang terbungkus kain berwarna putih serta ungu.


Sang suami sekaligus pengunggah foto menyebut, tidak ada yang dirugikan dalam foto tersebut, karena yang menjadi objek dalam foto itu adalah istrinya sendiri.


Namun warganet justru merinding dan mengutuk si suami karena perbuatannya itu dianggap sebagai fetish, fetish yang aneh.


Yaitu, sebuah kondisi dimana seseorang akan merasakan kepuasan atau gairah seksual dari objek-objek yang sifatnya bukan genital atau bukan kelamin.


Hal senada juga dikatakan psikolog sekaligus seksolog Dr. Baby Jim Aditya M.Psi. Bahwa aksi si pria yang membungkus istrinya itu termasuk dalam jenis penyimpangan seksual sejenis paraphilia.


“Itu kan gangguan paraphilia, tertarik pada obyek-obyek yang bukan objek seksual, tetapi tertarik pada benda-benda non-seksual,” tuturnya.


Menurut Baby, ketertarikan pada objek non-seksual tidak menjadi masalah selama masih batas wajar, seperti ketertarikan pada pakaian atau bagian tubuh lain seperti telapak kaki.

Namun bila sudah sampai mengancam keselamatan jiwa, maka hal ini tidak bisa dibiarkan dan bisa masuk dalam ranah pidana, seperti apa yang sudah dilakukan suami itu terhadap istrinya.


“Mungkin yang bungkus-bungkus itu sudah termasuk ekstrem ya, susah bernapas lho itu, itu juga prosesnya bermenit-menit kan sampai dibungkus sebadan gitu,” paparnya.


Selain itu, juga pentingnya persetujuan dua belah pihak, terutama pasangan yang dijadikan objek.


“Si istri itu kan manusia ya, punyak hak untuk menyatakan kesetujuannya atau ketidaksetujuannya. ‘Yang dibungkus tubuh istri sendiri’, kan istrinya bukan properti, dia manusia yang ada keberatannya, kehendaknya, persetujuannya,” kata dia.


“Bukan berarti kalau dia istri sendiri terus boleh diapa-apain kan. Berarti analoginya kalau istri sendiri boleh dipukul-pukulin, ditendang-tendangin? Itu kayak memiliki properti yang enggak punya konsensual dong,” Baby menambahkan, demikian melansir today.line.me.



sumber : palingseru

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==